Yang Terluka Bukan Hanya Engkau

Yang Terluka Bukan Hanya Engkau

  • WpView
    Reads 1,792
  • WpVote
    Votes 907
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2026
Di balik keriuhan kota Bandung dan gemerlap lampu kota, Tasya menyimpan badai yang tak kunjung mereda di kepalanya. Ia harus menghadapi serentetan peristiwa yang membuat kehidupannya terasa semakin pelik dan penuh tekanan. Namun, di tengah labirin luka yang seolah tak berujung, takdir mempertemukannya dengan sosok misterius yang menjuluki dirinya sendiri sebagai "Manusia Setengah Matang". Tanpa banyak berjanji, kehadiran lelaki penuh teka-teki itu perlahan menjadi penopang yang membantu Tasya mengurai kusut di kepalanya. Bagaimanakah cara Tasya menghadapi semua permasalahan yang terjadi? Akankah ia menyerah pada keadaan? Atau mungkin, bersama ketulusan sang Manusia Setengah Matang, ia perlahan menjadi jauh lebih kuat? Mari kita bersama temani perjalanan kisah Tasya dengan segala permasalahan kehidupannya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Unseen
  • Under Your Spell
  • Tomodachi To Ai no Kizuna [END]
  • The vampire Accident
  • My Will
  • KILLER IN THE GAME
  • Friendzone? In Childhood Memories S2 ||  『𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓』
  • 7 Days, A Lifetime | Reynaldo Atlantas
  • Omniscient Reader's Viewpoint (ORV) Oneshot Story
  • SACRIFICE: The Devil Wait [END]

UTAMAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! Althaf Renzio Kaindra atau yang sering kali dipanggil Althaf adalah sahabat Naya-lebih tepatnya Azalea Nayara Athalla. Keduanya sudah berteman cukup lama sejak mereka masih kecil. Dan tanpa Naya sadari, Althaf telah menyimpan perasaan untuknya selama tujuh tahun. Namun, segalanya berubah ketika sebuah kecelakaan merenggut nyawa Althaf. Kepergiannya yang begitu tiba-tiba meninggalkan luka yang sulit dijelaskan. Naya, gadis yang selama ini menganggap Althaf hanya sebagai laki-laki tengil dan narsis, mulai menyadari bahwa kehadiran laki-laki itu ternyata jauh lebih berarti dari yang ia kira. Ia menyesal karena tidak pernah benar-benar memahami perasaan Althaf, menyesal karena terlalu sering mengabaikan perhatian-perhatian kecil yang diberikan kepadanya, dan menyesal karena tidak sempat mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kepada Althaf. Kini, yang tersisa hanyalah kenangan, penyesalan, dan cinta yang terlambat disadari. Sebab terkadang, seseorang baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah merasakan kehilangan untuk selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines