FaRa {Fatir×Andra}

FaRa {Fatir×Andra}

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 20, 2025
Disclaimer 🖐😉 • Cerita ini mengandung unsur BL. • Harap bijak dalam memilih cerita. • Cerita ini murni dari pengalaman pribadi sang pengirim cerita. • Harap tidak menyudutkan beberapa pihak. • Cerita ini bertujuan untuk memotivasi, bukan untuk mengejek ajaran agama ISLAM. Lanjut ke deskripsi. Desk: "Perkenalkan namaku Raditya Andra, panggil aja Andra. Aku mahasiswa kelas 1 Sekolah Menengah Atas, yang harus pindah ke pondok pesantren. (seluruh nama yang dikirimkan, sudah disamarkan 100% kecuali nama pengirim.) Alasanku pindah karna, ya gapapa sih, tiba tiba pengen aja gitu, hehe. Kehidupanku di ponpes seneng banget, apalagi aku itu jadi salah satu temen dekat anaknya Kyai disini, namanya Rizky Fatir Pratama, mereka sering memanggilnya Gus Fatir. Seneng banget aku ama setiap ucapan yang dia ucapin ke aku, rasanya kek penuh cinta kasih sayang banget. Sampe, tanpa ku sadari dia itu suka ama aku. Bingung? Ling lung? Ya itu lah keadaanku pada saat dia, ngungkapin perasaannya." Saya selaku penyampai cerita, mengucapkan happy reading ALL, dan semoga termotivasi. Hatur nuhun.
All Rights Reserved
#304
boy×boy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Skyline Marriage
  • Heyu : Second Gear
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines