Ethan Sebastian Ryder

Ethan Sebastian Ryder

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 31, 2026
⚠FOLLOW DULU SEBELUM BACA⚠ ⚠VOTE DI SETIAP BAB, KARENA VOTE TIDAK MEMINTA BIAYA APA PUN⚠ ⚠KOMEN DI SETIAP BAB, WALAUPUN HANYA LANJUT⚠ ⚠JANGAN HANYA MEMBACA SAYA⚠ ⚠HARGAI ORANG LAIN KALAU KALIAN MAU DI HARGAIN, MAKANYA VOTE DAN KOMEN ⚠ cerita ini menceritakan tentang ketua geng motor yang di jodohkan dengan mantan ketos yang sering menghukumnya ketika SMP. Ethan Sebastian Ryder harus menerima kenyataan bahwasanya dia harus melepaskan masa remaja nya dengan berumah tangga. Dia harus terjebak perjodohan konyol yang dibuat oleh kakeknya dulu, sehingga dia harus merelakan masa remaja yang sepatutnya bersenang-senang, harus di gantikan dengan tanggungjawab yang luar biasa. Sialnya, yang dijodohkannya itu adalah mantan ketos diwaktu SMP yang sering menghukum Bastian ketika SMP, namanya Alisha Lyra wulandari gadis cantik yang menjadi primadona Excel high School. Nikah mudah bukan hal gampang, apalagi yang menjalaninya anak SMA, begitu banyak hal hal yang harus mereka lewati Gimana perjalanan rumah tangga mereka Jangan lupa follow sebelum membaca ya DILARANG PELGIAT DI SEGI APAPUN ⚠ 📌 kalau ada kesama nama tokoh, tempat, judul dan alur, itu hanya ketidak sengajaan, karena cerita ini murni pemikiran saya sendiri 📌 Heppy Reading 📖
All Rights Reserved
#15
duniafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines