KAVINEO || ON GOING

KAVINEO || ON GOING

  • WpView
    Membaca 32
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 16, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
RWBY
(Ini Neee-OO orang kasep se-Bandung) Semua orang di Bandung, setidaknya yang sering nongkrong di coffe shop dan event musik lokal, pasti pernah dengar nama Kavineo. Atau paling tidak, teriakannya yang khas: "Ini Nee-OOO, bukan Neo!" Cowok tinggi dengan bandana naga itu bukan sekadar vokalis live music-dia adalah warna di tengah malam Bandung yang lembab dan penuh cerita. Dengan gitar kesayangan di punggung dan gaya tengil yang susah dilupakan, Neo seperti bagian dari tiap sudut kota: entah di Cihampelas, Braga, atau pojok warung kopi di Dago. Katanya sih, dia bukan Dilan. Tapi kembaranya Jefri Nichol Lalu, bagaimana jika lelaki seleluasa Neo akhirnya jatuh cinta? Apakah Bandung masih bisa menampung ego, rasa, dan lagu-lagu rindu yang dia ciptakan sendiri? Atau justru cinta itu yang akhirnya membuatnya diam-untuk pertama kalinya? Karena kadang, bahkan cowok paling tengil pun bisa gugup... saat patah hati datang lewat senyuman seseorang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#499
couple
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan