"Aku tidak minta dilupakan, tapi aku juga tidak tahu caranya bertahan saat semuanya berubah."
-❗⚠️Novel Semi-Fiksi Based on True Story, Don't Imitate.
Sebuah fiksi yang ditumbuhkan dari kenyataan, lalu dipeluk oleh imajinasi. 🌿
---
Aluna adalah seorang santri, anak kelima dari tujuh bersaudara, yang tumbuh dengan mimpi besar dan semangat tinggi. Ditinggalkan oleh ayah tercinta sejak usia remaja, ia belajar menjadi kuat meski hatinya terus mencari sosok yang sudah tak bisa lagi dipeluk.
Saat remaja, Aluna dikenal sebagai santri berprestasi: aktif di media asrama, dipercaya menjadi OSIS, dan menjadi panutan di lingkungan pondok. Tapi semuanya runtuh ketika satu kesalahan membuatnya kehilangan semua jabatan dan dihujani makian dari orang-orang terdekat. Dari puncak pengakuan, ia jatuh ke jurang penyesalan.
Dalam proses memperbaiki diri, luka masa lalu kembali hadir - termasuk kehadiran Kalingga, cinta lama dari masa SMP yang dulu pernah membuat hatinya berbunga. Kehadirannya bukan untuk menyelamatkan, tapi justru membuka jalan bagi Aluna untuk memahami cinta yang tak selalu harus dimiliki.
Dan di tengah malam penuh doa, Aluna 'bertemu' kembali dengan almarhum Papa nya lewat mimpi-mimpi yang menyentuh. Dari sanalah ia belajar, bahwa kehilangan tidak selalu tentang perpisahan - kadang, itu adalah bentuk lain dari pelukan Tuhan.
Ini adalah kisah tentang jatuh dan bangkit, disalahpahami dan dimaafkan, cinta yang pernah tumbuh tapi tak selalu bersatu, dan tentang menemukan versi terbaik dari diri sendiri, bahkan ketika dunia meragukannya.
Sebuah perjalanan hati yang mungkin kamu juga rasakan:
tentang menjadi kuat tanpa harus sempurna,
tentang bertahan walau tak lagi dipuji,
dan tentang menerima diri, meski telah ditinggal -
tapi ternyata, tak pernah benar-benar dilepas.
---
All Rights Reserved