Langit yang Menyimpan Namamu

Langit yang Menyimpan Namamu

  • WpView
    Membaca 23
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadLengkap Min, Jun 15, 2025
Alya Zahira dan Nara Adyatama pernah menjadi teman masa kecil yang tak terpisahkan. Takdir memisahkan mereka ketika Nara pindah ke luar negeri, meninggalkan Alya dengan kenangan yang tak sempat terselesaikan. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu lagi dalam keadaan yang jauh berbeda: Alya tengah bertunangan dengan pria pilihan keluarganya, dan Nara kini menjadi arsitek sukses yang kembali ke Indonesia. Pertemuan itu mengguncang hati keduanya. Antara cinta lama yang belum usai, janji-janji yang tak terucap, dan kewajiban yang harus dipenuhi-Alya dan Nara harus memilih: menuruti hati atau mengikuti logika?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Dateline [END]

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan