TRAUMA 21+

TRAUMA 21+

  • WpView
    LECTURAS 15,298
  • WpVote
    Votos 384
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 17, 2026
"Boleh aku tau namamu?" Pria yang sudah hampir seminggu ini tak banyak bicara jika tidak terpaksa itu akhirnya membuka suara. Ia menatap dengan jelas walaupun ekspresi nya selalu dingin seperti tak ingin di sentuh. Si gadis yang hendak pergi dan ditanya mengenai hal tersebut menjadi senang. Ia merasa bahwa tidak sia-sia ia optimis. Garis bibirnya tertarik membentuk senyuman manis. Ia meletakkan air putih yang ia pegang. "Apakah kamu sudah lupa?" Gadis itu malah memancing dengan pertanyaan. Pria itu terdiam tak menanggapi. Matanya malah mengarah pada id card yang menggantung di saku kanan gadis itu. Merasa bahwa dirinya diabaikan oleh pria tersebut dengan menatap tanda pengenalannya, ia akhirnya melepas id card tersebut dari sakunya. "Namaku Linda. Linda Anindya." Jawab gadis tersebut dengan tersenyum manis memperlihatkan giginya yang putih. Pria itu hanya diam menutup mulut namun matanya menatap wajah cantik itu dengan intens. Ekspresinya datar. Seolah tak ada yang mengajaknya bicara. "Orang-orang biasanya memanggilku dengan sebutan Linda, Lindut, Dindut. Seperti itu." Jelas si gadis yang bernama Linda. Alis gadis itu terangkat sebelah. Menunggu respon dari pria di depannya yang tak ber ekspresi. Ia mengulum bibir bawahnya. "Em... Baiklah kalau begitu aku pulang dulu. Per-" "Boleh aku memanggil mu dengan nama Nindya?" ••••••••• WARNING ⚠️ - CERITA 21+++‼️ Di dalam cerita yang kusajikan ini akan terdapat adegan yang tidak pantas dibaca oleh anak berusia dibawah 21. Kecuali kalau sudah menikah ya tidak masalah. -Jika terdapat rasa was-was dengan degupan jantung serta perut yang banyak bunga tulip, mohon hentikan saja membacanya karena dapat mengganggu makan, minum, mandi, dan berkegiatan lainnya. - Jangan membaca cerita ini jika tidak memencet tombol bintang di kiri bawah. - Cerita ini asli dari karya dan imajinasi penulis. Jika terdapat persamaan nama dan karakter serta alur yang sama maka itu hanyalah unsur ketidaksengajaa
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kembang Desa
  • Stand by Me
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido