Our Secret Stage

Our Secret Stage

  • WpView
    Reads 12,580
  • WpVote
    Votes 520
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 23, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Katanya, cinta bukan sesuatu yang perlu disembunyikan. Namun bagi Lee Donghyuck dan Mark Lee, cinta mereka justru harus dijaga erat- tersimpan rapat di balik pintu studio, tersembunyi di balik tatapan dingin saat siaran langsung, dan terbungkam di antara ribuan pasang mata yang tak boleh tahu bahwa mereka adalah "kita". Mereka adalah idol. Dicintai oleh banyak orang. Tapi satu-satunya tempat mereka bisa saling memiliki adalah... di balik panggung. ✦ Menjalani hubungan diam-diam bukan masalah- hingga akhirnya, rasa cemburu, tekanan karier, dan suara fans mulai menyusup ke hati mereka. Lalu muncul satu pertanyaan: Apakah cinta yang tak bisa diumumkan... masih layak untuk diperjuangkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Rewriting The Villain (END)
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Journey
  • I'm Not Just a Figuran
  • PREGNANT (DewTee)
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • Obsession Overdose

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines