Empat Sekawan

Empat Sekawan

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 17, 2025
Hidup tenang, damai, dan normal. Itu harapan Lee Dong Wook, seorang duda ganteng usia 40-an yang kerjaannya jadi direktur utama perusahaan besar. Tapi, sejak mengadopsi empat remaja cowok-hidup tenang tinggal mimpi. Empat anak angkat, satu rumah, dan satu bapak yang makin hari makin banyak uban. Ada Lee Haechan, anak tongkrongan suara cempreng yang hobi nyiptain lagu sambil nyanyi kayak disayat gergaji. Ada Lee Hyunjin, si tukang berantem yang kerjaannya main tangan dulu, minta maaf nanti. Ada Lee Beomgyu, sang master prank yang hobi bikin tetangga nangis dan ngerecokin Haechan tiap jam tidur siang. Dan tentu saja, Lee Ni-ki, anak basket dengan bibit playboi yang kerjaannya gangguin cewek sama mabar game 25 jam sehari. Empat bocah itu nggak ada yang normal, apalagi tenang. Tapi di balik semua rusuh, banting pintu, teriakan pagi-pagi, dan kerusakan meja makan... ada cinta yang aneh tapi nyata. Hangat, chaos, dan... bikin ketagihan. Karena keluarga itu bukan soal darah. Kadang, keluarga itu soal siapa yang bikin kamu gila tiap hari-tapi tetap kamu peluk sebelum tidur.
All Rights Reserved
#822
hyunjin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines