SMP Negeri 7 Pelangi

SMP Negeri 7 Pelangi

  • WpView
    Reads 2,074
  • WpVote
    Votes 1,080
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 1, 2025
❝ Wong kok unik ❞ ╰┈➤ Dyyan Yanba ❝ Ngopo tho bocah iki ❞ ╰┈➤ Qolys Lyskho ❝ Terserah ❞ ╰┈➤ Aulya Lyaru ❝ Stres semua stres ❞ ╰┈➤ Waty Tyly ❝ Lope banyak-banyak buat 7d ❞ ╰┈➤ Angel Ngelaj ❝ I love you buat salah satu penghuninya ❞ ╰┈➤ Gyta Takhus Romance tipis-tipis 🤏🏻 ⚠️ Hati-hati tokoh yang banyak membuat pembaca bingung. Author: Aku juga bingung genz, keliru terus plis 🙏🏻
All Rights Reserved
#59
kasus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines