JODOH DI UJUNG TAWA

JODOH DI UJUNG TAWA

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
Adriyas, santri senior di sebuah pesantren modern, dikenal kalem, hafal banyak kitab, tapi... punya satu kelemahan fatal: dia gagal paham sinyal. Sementara itu, Naini, gadis ceria yang sedang ikut program pesantren kilat, punya satu misi: menjodohkan diri-eh maksudnya, mencari ilmu agama sambil diam-diam menguji kesabaran si Adriyas. Pertemuan pertama mereka absurd: Naini nyasar ke asrama putra karena ikut suara azan, Adriyas malah menyangka dia mata-mata pesantren sebelah. Di balik canda tawa, terselip pelajaran iman, kesabaran, dan bagaimana cinta bisa datang tanpa gombalan, tapi lewatk sejumput doa dan sepiring gorengan. Apakah Adriyas akan sadar kalau selama ini "ujian kesabaran" itu datang dalam bentuk Naini? Atau Naini harus pasrah jadi santriwati paling sering ditolak tanpa sadar? "Jodoh di Ujung Tawa" adalah kisah islami yang ringan, penuh gelak tawa, tapi tetap menghangatkan hati-karena kadang, cinta terbaik datang setelah kita selesai tertawa bersama. ---
All Rights Reserved
#1
pesantrenlovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines