Prolog
Jennie selalu mengira, hari-harinya di sekolah ini akan berjalan sama saja: membosankan, penuh rutinitas, dan nyaris tak ada yang berubah.
Sampai akhirnya, dia datang.
Anak baru itu... entah kenapa langsung membuatnya sulit mengalihkan pandangan. Caranya berjalan, cara ia menunduk saat gugup, bahkan senyumnya yang hanya muncul sesekali-semuanya terasa begitu memikat.
Awalnya, Jennie pikir ini cuma rasa penasaran biasa. Tapi semakin lama, dia sadar: ada yang berdebar di dadanya setiap kali melihatnya. Rasanya aneh... menyesakkan, tapi juga hangat di waktu yang sama.
Sejak hari itu, semua jadi berbeda.
Dan jennie tak tahu, apakah ia juga merasakan hal yang sama.
Cerita ini tentang percintaan, persahabatan, persaudaraan, yang menyatu menjadi satu.
Note: hanya sebuah fiktif belakang hayalan shipper. Jadi, jangan di kaitkan dengan RL Nya okee. 🔞
Tous Droits Réservés