Make Us Happy! [TAMAT]

Make Us Happy! [TAMAT]

  • WpView
    Reads 324
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
Rumah sejati bukan tentang atap yang kokoh atau perabotan yang mewah. Rumah adalah tempat di mana kita bisa rapuh tanpa takut diadili, tempat pulang saat dunia luar terlalu bising menghujat mental. ​Di Panti Asuhan Arunika, definisi rumah itu nyata. Meski tak sedarah, anak-anak di sana selalu punya cara untuk menertawakan kerasnya takdir. Namun, ketenangan itu terusik saat benang takdir mulai mengikat Jairo Mavendra, Atlanna Sadipta, dan Anvanya Raespati dalam problematika yang pelik. ​Hubungan mereka tidak rumit, hanya saja... sulit dijelaskan. Terikat oleh trauma masa lalu yang saling berkesinambungan, ketiganya kini harus bertaruh. Sanggupkah kakak beradik tak sedarah ini merebut kebahagiaan mereka, atau justru ikatan di Panti Arunika yang akan menjadi korbannya?
All Rights Reserved
#178
rumah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saya Ayam Saya Diam
  • ENIGMA
  • ANDROMEDA
  • Sepotong Surga di Matanya
  • Dasar-Dasar Bahasa Indonesia
  • Kos Akinda
  • Tata Cara Menulis Dialog
  • N E V E R L A N D [THE END]
  • One More Time
  • biologi

Bagi Justin, Marpoah adalah ayam betina paling menggoda di seluruh semesta dengan bulu putih nan lebat yang selalu sukses membuatnya jatuh cinta. Sedangkan bagi Marpoah, Justin hanyalah ayam jantan narsis bin tidak jelas yang suka mengganggu tanpa tahu waktu. Mereka tidak punya hubungan pasti, tapi Justin selalu muncul tiba-tiba ketika Marpoah berdekatan dengan Junaidi. Berulang kali Marpoah mengusirnya, berulang kali juga Justin kembali membuat kegaduhan. Semakin keras Marpoah menolak, semakin keras pula Justin bertindak. Akan tetapi, perasaan Justin tidak pernah terluka akibat penolakan sang betina. Karena Justin hanya hancur ketika melihat Tuannya disiksa atas kesalahan yang tidak pernah pemuda itu lakukan. Zidan dituduh sebagai pembunuh oleh orang tuanya sendiri. Tidak ada hari tanpa siksaan hingga dia nyaris mati. Orang tuanya tidak pernah tahu jika tindakan mereka membuat arwah Ridan tidak bisa pulang ke tempat seharusnya dengan tenang. Hingga mau tidak mau, arwah itu gentayangan demi menyelamatkan nyawa Zidan. #Adegan kekerasan. Harap bijak memilih bacaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines