"pelangi di hati"

"pelangi di hati"

  • WpView
    Lecturas 541
  • WpVote
    Votos 51
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadConcluida dom, may 24, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Primer Amor
Final Feliz
Slow Burn
menyukai langit bukan tentang cerah berawan dan cantik namun ada hujan, badai, dan juga agin kencangnya namu setelah semua nya mereda munculah pelangi dengan warna warna indahnya bahkan indahnya melebihi langit saat cerah begitupun dengan manusia seberapa besar ujian dan cobaanya seberapa rapuhnya kita tuhan pasti akan mengirim pelangi setelah hujan mereda
Todos los derechos reservados
#150
kakakadek
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [LN] Satria Si Guru Les
  • PAPA {HANEISHI}
  • The Last Yes!
  • TERDAMPAR (On-going)
  • Sweetly Tied
  • Night Calls
  • CUPCAKE 21+🧁
  • You're My Mr.Right (Completed)
  • ONE SHOOT +21
  • Confusing Feelings

Suatu hari, Satria diminta oleh guru BK untuk membimbing seseorang dalam belajar. Karena diiming-imingi SPP gratis, Satria langsung menerima permintaan itu tanpa pikir panjang dan tanpa menanyakan identitas orang yang akan dia bimbing. Dan ternyata orang yang harus dia bimbing adalah Ambar. Siswi yang cantik, manis, sexy, kaya, dan ternyata... agak tolol? Awalnya, Satria pikir cewek seperti Ambar pasti dimanjakan kemewahan, dan tidak punya beban hidup. Ternyata? Ambar hanyalah siswi biasa yang sedang berjuang menyesuaikan diri dengan keluarga barunya yang kaya raya. "Nggak lucu, kan? Ibunya kaya dan berkelas tapi anak gadisnya kampungan," keluh Ambar suatu sore, di tengah sesi les bersama Satria. Dalam perjalanan mereka, Ambar tidak hanya belajar matematika, sejarah, atau metode belajar yang efisien dari Satria. Tapi juga pelajaran yang lebih sulit: jadi diri sendiri. Dan Satria? Diam-diam mulai bertanya dalam hati. Apakah dia yang miskin, yatim piatu dan punya masa lalu sebagai anak nakal, layak berdiri bersanding dengan seorang seperti Ambar?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido