Silent Rebirth

Silent Rebirth

  • WpView
    Bacaan 862,858
  • WpVote
    Undian 42,463
  • WpPart
    Bahagian 37
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Jun 22, 2025
Di ambang kematian, ia justru diberi hidup sekali lagi. Seorang gadis yatim piatu berusia sepuluh tahun kehilangan nyawanya secara tragis-ditabrak oleh pengemudi mabuk saat tengah membeli susu stroberi kesukaannya. Namun alih-alih menuju akhir, takdir menulis ulang kisahnya. Ia terbangun dalam tubuh seorang bayi perempuan berusia enam bulan. Kehidupan barunya penuh kehangatan. Dikelilingi oleh tangan-tangan yang menyayanginya, ia seperti menemukan rumah yang tak pernah ia miliki dulu. Tapi tidak semua hati terbuka untuknya. Ayah kandungnya sendiri, seorang remaja yang terlalu muda untuk memahami arti menjadi orang tua, menolak keberadaannya. Terjebak oleh permainan seorang perempuan licik, ia memandang bayi itu sebagai simbol dari masa lalunya yang rusak-bukan sebagai anaknya sendiri. Namun waktu berjalan. Dan seperti halnya musim, hati pun bisa berubah... atau justru semakin membeku?
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi