Before The Lights Goes Out (HOONJAY)

Before The Lights Goes Out (HOONJAY)

  • WpView
    Reads 12,559
  • WpVote
    Votes 948
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 25, 2025
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Jay dan Sunghoon bertemu di kelas umum yang membosankan. Mereka tidak cocok. Tidak seharusnya cocok. Tapi Jay dengan segala keluwesannya berhasil membuat Sunghoon tertawa. Dan entah sejak kapan, Sunghoon mulai menunggu Jay yang selalu datang dengan cerita absurd dan tawa yang menular. Hubungan mereka ringan. Tidak ada drama besar. Hanya dua anak kampus yang saling merasa nyaman. Nongkrong di taman setelah kelas, berbagi earphone di halte bus, menyimpan foto-foto konyol di galeri masing-masing. Tapi Jay menyimpan sesuatu yang tak pernah ia ceritakan. Dan Sunghoon, yang mulai terlalu dalam menyayangi Jay, tidak pernah menduga kalau kebahagiaan mereka punya tenggat waktu. "Maaf, aku nggak bisa bertahan cukup lama untuk jadi yang kamu butuhkan."
All Rights Reserved
#77
hoonjay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines