Two souls, one destiny

Two souls, one destiny

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 150
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 5, 2025
Seorang remaja laki laki setelah menjalankan misi selama 1 tahun dgn susah payah serta membantu orang di sekitar nya akhirnya selesai, ia kembali ke rumah asalnya dgn rasa yg begitu lega dan ia akan beristirahat sampai 2 Minggu kedepan, dia akan menjalani kehidupannya sebagai anak laki laki biasa. Saat 2 Minggu itu berlalu, perasaan remaja laki laki itu tiba tiba muncul adanya rasa keinginan tinggi untuk melanjutkan studi perkuliahan nya, dan dia tekad ingin melanjutkan pendidikan nya because there's 2 reason, that's 1. Future 2. His satisfaction. Waktu pun berlalu begitu cepat seperti angin yang lewat ia pun akhirnya lolos masuk kampus impiannya, 2 Minggu setelah uji seleksi calon siswa baru di kampus akhirnya dia sudah sah menjadi siswa kuliah di kampusnya itu. Saat ia sedang melakukan kegiatan pembelajaran, ia hampir setiap hari suka di buat risih oleh sekelompok geng yg berisikan 3 orang membuat dirinya merasa tidak nyaman, tapi remaja laki laki itu anggap hanya di bawa santai saja sekelompok geng itu, geng itu tak hanya mengganggu nya, tapi para geng tersebut sering ngejebakin perempuan lain di kampus seperti istilahnya di peras oleh sekelompok geng lelaki tersebut. Di hari ke berikutnya saat remaja laki laki telah makan siang di kantin ia sontak melihat sekelompok geng yang sedang memeras perempuan lain, dan ia pun mendengarkan percakapan di balik tembok kelas. Tetapi kali ini wanita tadi yang di ancam peras oleh geng tersebut tampak dingin dan tangannya nya sedang melipat kedua tangannya di permukaan dadanya, ekspresi nya bahkan lebih dingin, datar, bahkan wanita itu diam saat sedang mendengarkan omongan kosong dari anggota geng tersebut. Rasa kesal pun timbul dari salah satu anggota geng itu yang melihat tampang cueknya wanita itu dengan rasa ketidak pedulian ingin memukul muka wanita itu, sontak wanita itu terkejut akibat ingin di tampar, saat tangannya ingin melayang ke bawah wajah wanita itu tiba tiba ada yg menghalanginya, kira kira siapa ya??
All Rights Reserved
#279
trending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines