Super JO

Super JO

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
Jono itu bukan sembarang Jono. Dia ini pakar positive vibes di tengah kerasnya jalanan ibukota. Hidupnya? Jangan ditanya, udah kayak komedi situasi tanpa skrip. Jono adalah seorang tunawisma dengan penampilan yang ikonik-baju compang-camping, rambut yang sering disangka sarang burung, dan hobi ngobrol sama siapa aja, termasuk sama kucing Oren atau kecoa yang lewat. Meski harinya diisi dengan drama kejar-kejaran sama Satpol PP, misi mulia mencari sisa makanan, dan persaingan sengit di tong sampah elite, Jono selalu melihat sisi lucu dari setiap kesialan. Polos, lugu, dan optimis, impiannya cuma dua: makan enak dan punya tempat tidur yang nyaman. Tapi, apakah impian sederhana ini bisa terwujud di tengah segala kekocakan dan rintangan yang selalu datang menghampirinya? Super" di sini nggak cuma berarti dia punya kekuatan super ala pahlawan komik, tapi juga menonjolkan sifat-sifat Jono yang luar biasa: super optimis, super kocak, dan super tangguh menghadapi hidup. Ditambah lagi, "JO" bisa jadi panggilan akrab yang bikin karakter Jono makin terasa dekat dan lovable
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Boys In The Kost
  • KELUARGA ATMODJO
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines