Perempuan Yang Tak Lagi Sama

Perempuan Yang Tak Lagi Sama

  • WpView
    GELESEN 2,293
  • WpVote
    Stimmen 96
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Juni 17, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
Ia pernah disakiti, pernah patah. Tapi hidup memaksanya untuk bangkit-bukan demi siapa-siapa, melainkan demi dirinya sendiri. Kini, ketika masa lalu dan masa depan bersisian di ambang pintu, ia harus memilih: tetap bertahan... atau membuka ruang yang baru. Ini adalah kisah tentang pulih, tentang percaya lagi, dan tentang cinta yang tak selalu datang dalam bentuk yang kita kira. #1 secondchance
Alle Rechte vorbehalten
#95
bugis
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Mengenang Rasa
  • Mengikatmu
  • Mantan Suami ( On Going )
  • ONE SHORT STORY 21+
  • Terikat Janji || END
  • my BODY my CHOICE
  • Jeno Boypussy
  • Suamiku Selalu Ingin Bercerai
  • diantara nama yg tidak disebut (End)

"Kamu tau Ryanti kan?" Tidak bisa dipungkiri, mendengar nama itu lagi setelah 3 tahun menikah membuat tubuh perempuan yang tengah menata piring di meja makan sempat terhenti. Ryanti. Perempuan pemilik hati suaminya sejak dulu dan mungkin sampai sekarang. Entah karena apa hubungan mereka kandas sehingga orang tua Agam memohon padanya untuk menyelamatkan harga diri keluarga karena ditinggal oleh calon mantu mereka. Masih jelas sekali sewaktu Agam merapalkan nama Ryanti sebanyak 3 kali di depan semua orang yang menyaksikan pernikahan yang seharusnya tidak terjadi itu. "Memangnya kenapa, Bang?" tanya perempuan itu pada suaminya. Diam-diam dia mengepalkan tangannya berharap dugaan buruk dibenaknya tidak akan terjadi. "Dia telah kembali." Jawaban singkat namun menohok hati. Anjali menghembuskan napas pasrah seolah tau apa yang akan terjadi selanjutnya. "Mari kita bercerai, Anjali."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien