GARMOS GENG (Bllokal)

GARMOS GENG (Bllokal)

  • WpView
    Reads 2,351
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 7, 2025
[On going] "Gue suka hujan.. dan lu" -Kenan "Tapi gue benci hujan." -Johan 𝗪𝗮𝗿𝗻𝗶𝗻𝗴⚠️ *𝗟𝗮𝗽𝗮𝗸 𝗯𝘅𝗯, 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗱𝗶𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗛𝗼𝗺𝗼𝗽𝗵𝗼𝗯𝗶𝗰!! *𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗸𝗮𝘁𝗮-𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗸𝗮𝘀𝗮𝗿. *𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗡𝗼𝗻 𝗯𝗮𝗸𝘂. *𝗧𝗲𝗿𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝘂𝗻𝘀𝘂𝗿 𝗱𝗲𝘄𝗮𝘀𝗮, 𝗸𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻, 𝗱𝗹𝗹. *𝗧𝘆𝗽𝗼 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻. (𝗡𝗢 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧" 𝗖𝗛𝗔𝗡 𝗬𝗔, 𝗞𝗔𝗥𝗡𝗔 𝗜𝗡𝗜 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗛𝗔𝗦𝗜𝗟 𝗞𝗘𝗥𝗝𝗔 𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗢𝗧𝗔𝗞 𝗞𝗘𝗜✨) 𝗞𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗞𝗲𝗶 𝗛𝗮𝗽𝗽𝘆 𝗮𝗻𝗱 𝗘𝗻𝗷𝗼𝘆 𝗠𝗶𝗻𝗻𝗮𝘀𝗮𝗻~ 𝗖𝗼𝘃𝗲𝗿 𝗯𝘆 𝗣𝗶𝗻𝘁𝗲𝗿𝗲𝘀𝘁
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines