
Waktu terus bergulir, bumi terus berotasi pada porosnya, mendatangkan fajar dan senja di hari berikutnya. Sam tidak perlu membunuh waktu. Cerah gempita fajar yang menyingsing di ufuk timur akan selalu berubah gulita ketika matahari mulai tertidur. Sam sedang tidak ingin memikirkan tentang asmara semenjak menjadi yatim dan harus mengurus tiga adik-adiknya. Ibunya? Entahlah. Sam bahkan harus rela mengabaikan kebahagiaan dan perasaannya sendiri terhadap Layna. Kelak, sebagai anak pertama Sam hanya ingin menjadi laki-laki dewasa yang bertanggung jawab atas keluarganya. Menjadi seorang laki-laki sejati yang bisa diandalkan sebagai pengganti peran ayah. Lalu bagaimana dengan Layna? Sanggupkah ia menunggu? WARNING!!! Karya saya bebas. Anda harus bijak dalam membaca!! No plagiat//baku non bakuTodos os Direitos Reservados
1 capítulo