Story cover for SATU HARI LAGI by Noviirsd_
SATU HARI LAGI
  • WpView
    OKUNANLAR 16
  • WpVote
    Oylar 12
  • WpPart
    Bölümler 3
  • WpView
    OKUNANLAR 16
  • WpVote
    Oylar 12
  • WpPart
    Bölümler 3
Devam ediyor, İlk yayınlanma Haz 17, 2025
Tidak ada yang tahan akan sebuah rasa sedih
Seringkali rasa sedih membunuh jiwa seseorang
Waktu terus berjalan, tapi langkah terasa terdiam.
Dunia cukup ramai, tapi hatimu sepi.
Dan ketika semuanya tak berarti,
Maut mulai mendekat, seolah waktumu didunia telah usai.
Hatimu berbisik " Aku...ingin hidup" 
Dalam kegelapan, hanya cukup setitik cahaya untuk membuatmu bertahan
Satu hari lagi
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun SATU HARI LAGI kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
izza21_b tarafından yazılmış I'm Not Just a Figuran adlı hikaye
70 bölüm Devam ediyor
WARNING!!! "IT'S SLOW BURN" Jadi wajar kalo alurnya lama, karena memang yaa.... disengaja gitu oke! Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #🥉 fiksiumun #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
Blueprint Pelarian Villain cover
The Story Of Janeta 2 cover
I'm Not Just a Figuran cover
ENVELOVE cover
The Time cover
EVANESCENT  cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
MARKHYUCK ONESHOOT  cover
Tsundere Maniak Susu  cover
Protagonis E'x Girlfriend  cover

Blueprint Pelarian Villain

36 bölüm Devam ediyor

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-