Guru Pembeku Senyum

Guru Pembeku Senyum

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Nov 25, 2025
Selamat datang di SMP Karya Bakti, Dendang, tempat di mana semangat belajar murid-murid layu sebelum berkembang. Kenakalan merajalela, PR menjadi mitos, dan KKM adalah angka khayalan. Para guru sudah lelah, nyaris putus asa. Namun, kedatangan Pak Ari, seorang guru IPA dari kota dengan paras menawan dan kecerdasan di atas rata-rata, membawa secercah harapan-sekaligus ketakutan. Dikenal sebagai "guru pembeku senyum" karena auranya yang dingin dan tatapan matanya yang tajam, Pak Ari memilih kesabaran sebagai senjatanya, bukan kekerasan. Bisakah ketegasan tanpa amarah menaklukkan tembok kemalasan? Akankah sentuhan ilmu pengetahuan alam mampu mengubah masa depan anak-anak Dendang yang terbiasa dengan kerasnya kehidupan sawah dan laut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • PERIHELION
  • Change The Protagonis Fate (END)
  • MY EX-RIVAL
  • I'm Not Just a Figuran
  • Little Prince
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • De Andere Weg
  • Tsundere Maniak Susu

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines