Its okey not be okey

Its okey not be okey

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Sep. 21, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
Artara itu bodoh, naif, sok kuat, sok bisa, sok mentingin orang. Dan terkadang lupa sama diri sendiri. Dimata Iktafa begitu, bahkan, sangking bencinya Iktafa pada Artara. Tiada hari tanpa luka yang Iktafa torehkan pada tubuh kurus Artara. Pokoknya apapun yang Artara lakukan akan salah dimata Iktafa. tapi masalahnya, sekasar apapun Iktafa padanya, Artara tidak bisa benci. Ia tidak bisa marah, tidak bisa kesal juga. Karena.. Artara tau satu hal, tidak baik bagi sesama saudara saling membenci jika hanya karena salah satunya tidak menyadari ikatan tersebut. "Aku ga papa dibenci sama kamu sekarang, nanti juga kalau udah tau kamu bakal sayang." Artara tersenyum sambil mengusap darah yang merembes bekas pukulan Iktafa beberapa saat lalu.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien