Sampai di Titik Pulih [On Going]

Sampai di Titik Pulih [On Going]

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Stimmen 18
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossen Do., Aug. 21, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
Kaluna Althea Atmaja seorang gadis manis, lugu, cantik, lembut, dan selalu tersenyum. Ia berusia 16 tahun, ia selalu memakai cardigan kemanapun. Lahir di dunia yang bahkan ayah dan kakak laki-lakinya pun berharap ia tak pernah ada. Setelah ibunya meninggal saat ia dilahirkan, ia tumbuh dibenci, disalahkan, dan bahkan selalu merasa kesepian. Memasuki kelas 1 SMA, Kaluna hanya ingin bertahan, tidak berharap apapun. Namun hidup tak pernah sesederhana itu. Pasti selalu ada hal baru di hidupnya. Kaluna bertemu sosok laki-laki yang berharap bisa menjadi penguatnya, pendukungnya, tapi siapa sangka itu juga akan berpotensi melukai. Rahasia keluarga, luka lama yang belum sembuh, luka baru yang tumbuh, dan perasaan yang tak bisa dikendalikan, satu per satu datang menghantam Kaluna. Tapi mungkin... di balik luka yang tak pernah di inginkan, Kaluna bisa menemukan tempat pulangnya. Atau setidaknya, Sampai di Titik Pulih.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ALTEZZA [New Version]
  • ARZELEON ( END )
  • RICARDO : DANGEROUS HUSBAND
  • Annela
  • The Story Of Janeta
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Ketos Galak
  • Sabila untuk Asher
  • DIA ANGKASA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien