Our Memories

Our Memories

  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2015
Sebelumnya adalah "How Are You?" --------------------------------------------------------- Rambut berwarna coklat yang sama denganku. Mata coklatnya yang anggun menatap sebuah buku. Jemari tangan mungilnya masih menggerakkan pensil biru. Suasana di sekitarnya terasa sangat tenang dan damai. Tidak membosankan sama sekali. Seperti sejuknya musim gugur. Saat itulah gadis itu datang. Membawa sejuta hal yang mengisi kekosongan hati ini. Waktu demi waktu, Aku menyukai gadis itu. Waktu demi waktu juga, seseorang menyadarkanku Namun.. aku takut.. Aku tidak bisa berada disamping gadis itu. Karena orang itu.
All Rights Reserved
#809
japan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sour Seventeen
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • No Longer Mate
  • My Friend and My Bestfriend
  • GREENSTA [END]
  • Kelas A [End]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Veerlant (REVISI)
  • Guard Your Hearts

Kalau kamu cari Main Lead cowok bad boy, geng motor dan posesif, disini bukan tempatnya :) Ini cerita tentang Jina yang jatuh cinta untuk pertama kalinya pada Juna, cowok nyebelin dan ambis parah di SMAN Lumina. Bisakah Jina mengambil hati cowok itu? -- Jina tidak pernah benar-benar merasakan hangatnya kasih sayang di rumah. Dia tumbuh menjadi gadis ceria yang pura-pura kuat, sampai akhirnya jatuh cinta untuk pertama kali dengan Juna - cowok tinggi, manis, tapi sibuk dengan dunianya sendiri. Demi bisa dekat, Jina rela pindah sekolah dan melakukan banyak hal untuknya. Di tengah kisah cinta sepihaknya, Jina bertemu orang-orang yang mengajari arti keluarga, persahabatan, dan keberanian buat jadi diri sendiri. Meski sering disakiti perasaannya, Jina tidak pernah menyerah. Karena baginya, masa remaja itu tentang belajar merasakan semuanya - Tapi apa Jina bisa terus bertahan dengan sikap cuek Juna? Dan mungkinkah cintanya yang selama ini dipendam, akhirnya bisa terbalaskan? "Cinta pertama itu susah dilupain, apalagi kalau dia masih di depan mata." Cover pict from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines