Story cover for Our Memories by Miharunyan
Our Memories
  • WpView
    reads 279
  • WpVote
    Stemmen 23
  • WpPart
    Delen 3
  • WpView
    reads 279
  • WpVote
    Stemmen 23
  • WpPart
    Delen 3
Lopende, voor het eerst gepubliceerd mei 12, 2015
Sebelumnya adalah "How Are You?"
---------------------------------------------------------

Rambut berwarna coklat yang sama denganku. 
Mata coklatnya yang anggun menatap
 sebuah buku. 
Jemari tangan mungilnya masih menggerakkan pensil biru.

Suasana di sekitarnya terasa sangat tenang dan damai.
Tidak membosankan sama sekali. 
Seperti sejuknya musim gugur. 

Saat itulah gadis itu datang. 
Membawa sejuta hal yang mengisi kekosongan hati ini.

Waktu demi waktu, Aku menyukai gadis itu. 
Waktu demi waktu juga, seseorang menyadarkanku 

Namun.. aku takut..
Aku tidak bisa berada disamping gadis itu.
Karena orang itu.
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Our Memories aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
GREENSTA [END] door angietsania_
73 delen Compleet
SUDAH TERBIT! TERSEDIA DI ONLINE SHOP 115k!! DAN TERSEDIA DI KARYAKARSA! "Aku memutuskan untuk mencintainya, jadi aku harus siap untuk menerima segenap luka yang akan ia ciptakan." -Grista Gabriel- "Lo udah gak cantik, gak punya akhlak dan kali ini lo udah gak suci dimata gua!" "Inget Gris! Gua akan buang lo setelah gua puas buat lo menderita!" "Aku menghemat seluruh napas dan ludahku, hanya ingin untuk bertukaran dengan mu, Grista." -Green Affando- Ini kisah kami, dua insan yang bertahan selama 365 hari. Bukan sekadar satu tahun biasa, tapi tentang bagaimana aku bisa bertahan dengan sikapnya yang berbeda dari pria lain. Bagaimana ia tetap mempertahankanku meski menciptakan suasana yang begitu membosankan. Dia mendiamkanku, menciptakan luka, dan mematahkan cinta yang telah kurangkai. Bertahan dengannya tak pernah mudah. Ia meninggalkanku dengan orang lain, tapi saat aku ingin pergi, dia justru semakin menyakitiku. Semakin lama bertahan, semakin besar luka yang kuterima hingga sulit kuselesaikan. Ketakutanku akan kesendirian malah menghancurkan hidupku, penuh air mata. Ini bukan kisah cinta yang indah. Bukan tentang pria yang melindungi wanitanya. Bukan cinta yang tulus, setia, atau bebas rahasia. Bahkan hukum alam dan negara seakan ingin mengakhiri semuanya. Mencintainya membawaku dekat pada kehancuran sekaligus memberiku kekuatan untuk bangkit dan melihat dunia dengan mata baru. Di balik kisah yang penuh luka ini, tersembunyi rahasia gelap yang menanti terungkap. Seseorang di antara mereka terlalu mahir menyembunyikan niat jahat-merancang kehancuran di balik topeng pesona. Saat malam menjadi saksi, jejak darah dan kebohongan perlahan terkuak. Namun, tak ada yang benar-benar tahu siapa dalangnya. Ini bukan sekadar kisah cinta yang rumit, tetapi perjalanan menuju kebenaran yang menakutkan. Di antara Grista, Green, atau bayangan yang mengintai mereka, tersembunyi sosok dengan hati iblis yang siap menghancurkan segalanya. WARNING [18+]
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 9
NYAMAN [Proses Revisi] cover
Mengapa memintaku untuk bertahan cover
DEVIAN [END] cover
GREENSTA [END] cover
Guard Your Hearts cover
Pangeran Kelas cover
My Friend and My Bestfriend cover
Kelas A [End] cover
Rapuh Lalu Retak (RLR) cover

NYAMAN [Proses Revisi]

52 delen Compleet

Hai readers! Aku mau kasih tau kalau "Nyaman" lagi direvisi dulu huhuhu. Karena, ceritanya yang kurang tepat waktu itu ((kayaknya aku masih gajelas, sekarang juga)). Jadi, aku mohon kalau kalian bacanya agak gak nyambung atau kok aneh sih? Lah? Gitu, itu artinya bagian belum di revisi ya. Makasih udah yang mau mengerti aku, semoga kalian dimengerti oleh mas crush, ya! Hehe. Sorry buat readers lama, semoga kalian masih mau baca story ini dan enjoy. Temenin aku sampai selesai buat ini ya, makasi banyak banyak sekali lagi. --------- "Gue punya tebak-tebakan nih." Sahut Keenan di sambungan telpon itu. Terdengar Jasmine mendengus, "Apa?" "Nasi, Nasi apa yang bikin gue seneng?" "Nasi goreng?" "Salah." "Nasi kuning?" "Salah." "Nasi kuc-" "Udahlah, nyerah aja." "Oke, apa?" "When nasi your smile." Keenan terkekeh, diikuti oleh Jasmine. "Ngeselin." Salam hangat, Sean Keenandra Maulana & Jasmine Ameera Agusta. [COMPLETE] Jangan lupa vote dan comment, saya butuh kritik saran dan dukungan dari kalian. Terima kasih readers. Start, 8 Oktober 2017. ©Jane. ‛‛Cover illustration ; Pinterest. ‛‛Cover by @Janeamat_ [Me] BERKARYA ITU TIDAK MUDAH, TOLONG JANGAN MENJIPLAK KARYA SAYA. TERIMA KASIH