LARA: Lost Happiness

LARA: Lost Happiness

  • WpView
    Reads 788
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
[ON GOING] Setiap kebahagiaan yang di tumpah ruahkan, pasti ada kesedihan mendalam yang menjadi pelengkap dalam hidup. Tumbuh dengan kehangatan serta kebahagiaan penuh merupakan impian setiap anak di dunia. Bisa tertawa bebas, bisa berlari, jatuh lalu di genggam untuk bangkit dan di dukung. "Aku mau jadi astronot! Mau tahu seluas apa di atas sana, juga setinggi apa di atas sana." "Nanti kalau sakit lari ke aku, ya? Aku akan jadi obat penyembuh setiap luka dan rasa sakit." "Punya banyak impian itu boleh, tapi setiap langkah pasti akan ada pengorbanan." Written story by @anaraa 24 Juni 2025
All Rights Reserved
#5
penyakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines