Denting Lembaran Pasir

Denting Lembaran Pasir

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 21, 2025
Sebuah kisah tentang cinta, dan rindu. Di sebuah jurang, tak ada lagi ranting yang bisa ia pegang. Ini adalah kisah, tentang seseorang yang rindu akan rumah, dimana tangis, tawa, harapan, serta janji dapat di ucapkan. Tentang permen, kapal kertas, serta pelukan yang sudah lama hilang. Pesan yang bisa dituliskan bukan disampaikan. Di sebuah desa kecil yang sunyi, seorang gadis menyimpan kisah cintanya dalam diam. Ia bukanlah tokoh utama bagi seseorang yang dicintainya, menjadi halaman yang tak pernah di buka, namun tetap tinggal dan menunggu hingga lapuk. Dalam diam, seseorang yang ia cintai kembali pada masa lalu, pada kenangan yang bukan tentangnya. Gadis itu tidak marah, hanya diam membisu menunggu dalam harapan. Ini bukan kisah cinta yang menang, tapi kisah cinta yang bertahan. Di tulis bukan untuk di kenali, tapi di pahami. Membawa harapan supaya dibaca oleh siapapun yang pernah mencintai dalam sunyi, yang memilih untuk memberi daripada meminta.
Todos los derechos reservados
#203
sunyi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido