Story cover for Setengah Kopi by Astyminos
Setengah Kopi
  • WpView
    Odsłon 1,414
  • WpVote
    Głosy 48
  • WpPart
    Części 10
  • WpView
    Odsłon 1,414
  • WpVote
    Głosy 48
  • WpPart
    Części 10
W trakcie, Pierwotnie opublikowano maj 12, 2015
Dla dorosłych
Novel ini saya buat tahun 2015 dan telah saya remake ulang di tahun 2021 ini. Semoga kalian menikmati ulang novel ini. 
_________________________________
Wanita itu menatapnya dalam diam. Tapi pikirannya berjaga-jaga. Berharap lelaki yang gemar menyumbu bibir cangkir kopi itu tak melumat lidahnya. Itu semacam penghinaan baginya. Meski ia sangat tergoda untuk menggoda, tapi jika yang digoda tergoda, maka Susi enggan lagi menggoda.

Wahyu menyipitkan pupil dibalik kontak lensa berwarna hitamnya. Ia fokus pada mata yang dihadapinya. Ingin menyelami, tapi ia selalu harus putar otak untuk membujuk pecinta teh itu agar mau membuatkan secangkir kopi untuknya. Jika ia tak bisa menyelami hati wanita ini, bagaimana kehidupannya nanti jika wanita yang ingin dipersuntingnya tak mau tahu hal yang paling membuatnya menikmati dunia.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Zarejestruj się, aby dodać Setengah Kopi do swojej biblioteki i otrzymywać aktualizacje
lub
Wytyczne Treści
To może też polubisz
To może też polubisz
Slide 1 of 10
Bukan Stalker [TAMAT] cover
Torn Between Tommorows [TERBIT] cover
Satpam Skripsi cover
Andanan Coffee cover
Coffee Cantata cover
Cerita Tentang Langit Malam  cover
Secangkir kopi dan cerita ✔  cover
Kopi & Deadline (On Going) cover
A Cup Of Coffee (Done) cover
Foregone cover

Bukan Stalker [TAMAT]

14 części Zakończone

Ketika lelaki yang ia cintai menolak pernyataan cintanya, Caca bertekad untuk menaklukkan hati lelaki itu. Lagipula, sebelum janur kuning melengkung, kesempatan cinta masih ada meskipun Edgar sudah memiliki kekasih. * * Caca, seorang cewek kelas XII SMA, diam-diam telah jatuh hati kepada sosok Edgar, barista sekaligus pemilik cafe tempat ia dan teman-temannya sering nongkrong. Meski ia tahu bahwa Edgar sudah memiliki Alisa di sisinya, Caca bersikeras untuk mendapatkan hati cowok itu. Awalnya Edgar hanya menganggap Caca sebagai adik dan pengunjung cafe namun dengan berjalannya waktu, ia mulai merasakan ada sesuatu dalam diri gadis itu yang menarik perhatiannya. Dan ketika Caca akhirnya memutuskan untuk move on, justru Edgarlah yang tidak rela dan mulai merindukan gadis yang bersikap seperti bocah dan selalu tidak mau kalah itu. Apakah ini berarti cinta Caca tidak bertepuk sebelah tangan? Lalu apa yang akan terjadi jika Alisa menyadari sikap pacarnya yang mulai berubah itu?