Riot In My Heart

Riot In My Heart

  • WpView
    LECTURES 50
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juin 19, 2025
"Lo pikir lo keren gitu? Dateng telat, naik motor bising, terus songong?!" "Gue pikir keren sih. Lo aja yang nggak ngerti seni masuk sekolah dengan gaya," Di SMA Nusa Cendekia, aturan dibuat untuk dilanggar - setidaknya bagi Kayden Alvaro, si ketua geng motor Blaze Riot. Hidupnya cuma soal jalanan, basket, dan bikin onar. Tapi semuanya berubah sejak dia ribut sama Nayla Kirana, ketua divisi ketertiban OSIS yang suka nyolot dan nggak pernah takut ngadepin Kayden. Dari adu mulut jadi adu hati, dan perlahan, di balik bentakan dan sindiran, tumbuh rasa yang tak terduga. Tapi saat masa lalu gelap Kayden muncul lagi, Nayla dihadapkan pilihan: jaga aturan, atau langgar semuanya demi Kayden.
Tous Droits Réservés
#31
anakbasket
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu