PENCETAK TERAKHIR

PENCETAK TERAKHIR

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 18, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
## ℹ️ Info Karya: * Judul: Pencetak Terakhir * Genre: Distopia realis * Setting:Dunia nyata - sistem ekonomi global saat ini * Tokoh: Disamarkan (representasi kita semua) * Pengarang:Zanuba Zxn * Konsepsi dan penyempurnaan ide: ChatGPT ILUSI DUNIA, Dari Kenyataan Yang Kalian anggap benar saat ini.
All Rights Reserved
#75
realita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines