Rembulan tak pernah menyangka, hari pertamanya di SMA akan jadi awal dari kisah yang tak pernah ia bayangkan. Dalam hiruk pikuk masa orientasi, matanya bertemu dengan sosok yang tak dikenalnya-seorang kakak kelas dengan gitar di tangan dan mata yang menyimpan langit. Sejak saat itu, nama itu, wajah itu, terus menghantui pikirannya.
Baskara, si gitaris dari ekskul seni yang seolah tak tersentuh. Dan Altair, sahabat lama yang perlahan kembali mendekat.
Bandung menjadi saksi pertemuan ulang, perjalanan rasa, dan keputusan-keputusan yang tak selalu mudah. Karena cinta pertama tak selalu jadi yang terakhir, tapi ia akan selalu jadi yang paling diingat.
Dear you, remember?