We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Homeostasis

Homeostasis

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 22, 2025
WpInfo
Fanfic
Di dunia yang diatur oleh modul, anatomi, dan tekanan darah, mahasiswa kedokteran menjalani hidup mereka seperti tubuh manusia yang berusaha mempertahankan keseimbangan, itu disebut Homeostasis. Mereka belajar mengenali letak organ, sekaligus perasaan sendiri. Mereka menghafal jalur saraf, sambil mencoba memahami jalur hati orang lain. Di tengah tekanan ujian, praktikum, dan percakapan yang tak selesai, mereka mencari satu hal yang sama. Homeostasis bukan sekadar konsep fisiologi. Ia adalah tentang bagaimana manusia-dengan segala kelebihan dan kekurangannya-tetap memilih untuk saling bertahan, menjaga keseimbangan. Cinta itu seperti tubuh manusia, butuh keseimbangan. Tapi siapa yang bilang menjaga keseimbangan itu mudah?
All Rights Reserved
#24
pond
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines