We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ZAVRELIAN

ZAVRELIAN

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 19, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Zavrelian Caelum Vireaux tidak menyukai keramaian. Hidupnya tenang, teratur, dan cukup... dingin. Sampai seorang gadis bernama Alara Evandria Vale muncul, dengan senyum lebar, suara riang, dan cara bicara yang seenaknya. Alara adalah orang pertama yang membuat Zavrelian tersenyum tanpa sadar. "Lo aneh, tapi gue suka." Dua dunia yang bertabrakan-yang satu tenang seperti malam, yang satu terang seperti pagi. Sangat bertolak belakang, bukan? Tapi mungkin, justru di situlah semua cerita dimulai. Termasuk saat Alara mulai cerewet tentang kebiasaan buruk Zav yang suka merokok. "Coba ganti rokok lo sama susu kotak rasa coklat deh," saran Alara. "Gue ada opsi yang lebih manis," ujar Zav ringan. Alara mengernyit. "Apaaa?" Zav menoleh pelan, sambil menatapnya lurus. "Di ganti sama satu ciuman. Gimana?"
All Rights Reserved
#98
raven
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • ONESHOOT 21+
  • Silent Traces by the Sea
  • Círculo del Destino
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Clause of Us
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines