Robbers.

Robbers.

  • WpView
    Reads 308
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2015
Kalau kau tidak pernah tertembak, kau tidak akan tahu rasanya. Kalau kau tidak pernah makan, kau tidak akan pernah bertumbuh selamanya. Matahari mencintai senja. Senja mencintai matahari. Namun, kini senja sudah berganti malam. ©Copyright dreamchooser (All rights reserved)
All Rights Reserved
#472
criminal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit.
  • GADIS BULAN UNTUK SENJA
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Terima Kasih, Senja!
  • Nothing Vain Love
  • Senja dan Langitnya
  • ketika senja menyapa
  • SENJA NATA [END]
  • Aspettare
Langit.

Dari Langit, untuk senja yang selalu terlihat indah apa adanya. Senja, jujurlah, kau sudah lama kan kehilangan perasaanmu? Kau sudah lama kan mengagumi bumi akhir akhir ini? Aku sudah tau, Senja. Langitmu sudah tau. Senja, harusnya kau tak datang padaku sejak awal. Harusnya kau tak merasa kasihan dengan kesendirianku. Apa aku yang salah, sudah jatuh cinta padamu? Ini bukan perkara tentang hatimu. Ini tentang isi hatiku. Isi hati langit yang bisu. Isi kerinduan semesta yang tak pernah dapat terungkapkan. Senja, mengapa kau masih disini? Mengapa kau masih harus ada di sela sela hari sepiku? Mengapa kau harus menunjukkan tatapan itu padaku? Senja, aku memang kesepian. Tapi bila memang perasaanmu sudah lama berubah, tak apa, pergilah. Senjaku, Langitmu tetap mencintaimu apa adanya. Bahkan saat ia tau kau tidak pernah mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines