Dibalik Layar Sang Hacker

Dibalik Layar Sang Hacker

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 19, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Namanya Ray Valen atau dulu begitu. Kini ia kembali ke dunia luar dengan nama baru, Alister Dreven. Di usia delapan belas, Alister bukan lagi anak SMA biasa. Tiga tahun di penjara telah mengubahnya. Dikhianati oleh pamannya sendiri, ayahnya tewas dalam kecelakaan yang dirancang, sementara ibunya koma dan semua harta warisan lenyap. Ia, sang pewaris, justru difitnah dan dibuang ke balik jeruji.Namun di sanalah ia dilahirkan kembali. Di bawah bimbingan ketua geng yang kejam namun cerdas, Alister mempelajari seni bela diri jalanan, strategi bertahan hidup, dan dunia kelam peretasan. Ia keluar bukan sebagai korban, tapi sebagai bayangan yang tak bisa disentuh, siap menuntut balas.Wajahnya dingin, mata abu-abu gelapnya menatap dunia dengan curiga. Di sekolah, ia menyamar sebagai siswa pindahan yang biasa, Alister yang tenang dan tak menonjol. Namun di balik layar, ia adalah hacker bayaran yang bisa melumpuhkan sistem pemerintahan dalam hitungan menit.Segalanya berjalan sesuai rencana-hingga ia menyelamatkan Clara, guru cantik yang melihat sisi manusiawinya. Dan Yoona, murid baru dengan rahasia kelam dan senyum yang mampu menembus benteng hatinya.
All Rights Reserved
#308
hacker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines