Rak No. 27

Rak No. 27

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 24, 2025
📖 : Di balik aroma buku tua dan suasana tenang Perpustakaan Umum Cilacap Selatan, Sena Kayn Aurelia hanya ingin menemukan satu novel untuk menyempurnakan harinya. Tapi segalanya berubah saat ia bersitegang dengan seorang laki-laki asing-seseorang yang sama-sama mengincar buku yang terletak di rak nomor 27. Sena mengira pertemuan itu hanyalah insiden menyebalkan yang bisa ia lupakan. Namun sejak hari itu, langkah-langkah kecil menuju rahasia yang lebih dalam mulai terbuka. Laki-laki itu, Alfatih Baresatya-kehadirannya yang tak bisa diabaikan-menyimpan keterkaitan dengan catatan yang hilang, pertukaran gelap di balik ketenangan perpustakaan, dan perasaan yang tanpa sadar mulai menjebak Sena. Antara rasa penasaran yang terus tumbuh dan detak jantung yang mulai berdebar tanpa alasan, ini adalah cerita dari sebuah perasaan yang tumbuh samar di antara misteri-dan sebuah rahasia yang tersembunyi di balik halaman terakhir. ---
All Rights Reserved
#932
wattpadindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines