Di ambang kehancuran dunia, ketika langit kehilangan warna dan bumi mulai retak oleh kekacauan, dua belas kesatria terpilih muncul dari penjuru bumi. Mereka adalah warisan terakhir dari penjaga lama, masing-masing mewarisi simbol kekuatan purba yang terikat pada elemen, kehendak, dan takdir mereka.
Kegelapan yang selama ini tersegel dalam kurungan abadi telah bebas. Ia bukan sekadar sosok, tapi kekuatan purba yang pernah nyaris menghancurkan segalanya. Kini, setelah ribuan tahun, ia kembali datang ebih kuat, lebih licik, dan lebih liar. Ia menanamkan ketakutan, memecah belah umat manusia, dan merusak keseimbangan antara cahaya dan kegelapan yang menjaga dunia tetap hidup.
Dua belas kesatria harus bersatu, meski mereka datang dari latar yang berbeda, membawa luka, rahasia, dan keraguan masing-masing. Mereka harus menghadapi ujian batin dan fisik, karena kegelapan tidak hanya datang dari luar, tapi juga dari dalam diri mereka sendiri.
Pertarungan ini bukan sekadar tentang menang atau kalah. Ini tentang menjaga keberadaan, melindungi harapan, dan menemukan cahaya di tengah malam yang tak berujung.
Apakah dua belas cahaya akan cukup untuk menahan kegelapan yang telah tumbuh bersama waktu? Kita saksikan perjalanan mereka?
FLORA - I'm a Duchess, I'm an Extra, but I End Up Being Like an Antagonist
22 bab Bersambung
22 bab
Bersambung
Flora Serenity tak pernah menyangka akan hidup kembali di dunia lain. Menjadi Flora Ashwood, figuran yang bahkan tak disebutkan namanya di dalam novel, istri dari pemeran utama laki-laki yang bahkan tak diketahui bagaimana caranya mati karena sepanjang cerita hanya berpusat pada Duke Zander Ashwood, anaknya yang bernama Zion Ashwood, dan pengasuh anaknya sekaligus tokoh utama perempuan yaitu Lady Victoria.
Flora punya dua pilihan.
Kabur ke negara lain karena bercerai tidak dibolehkan di Kekaisaran
atau berusaha membuat Duke Zander jatuh cinta padanya sebelum tokoh utama perempuan datang.
...
"Bukankah kau lebih senang jika berhasil menguasai tubuhku? Lihatlah. Aku sedang menyerahkan tubuhku dengan suka rela. Untuk kau kuasai, Flora."
*
@kandthinkabout