Aku dan Napas

Aku dan Napas

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 23, 2025
Dalam keheningan sebelum keheningan, di mana kegelapan pun belum berani bermimpi, Sang Pematung melangkah. Tanpa wajah, tanpa nama, Ia memungut tanah liat purba yang menyimpan bisikan kisah-kisah yang belum lahir. Dari kehampaan, sebuah bentuk luas mulai mengambil wujud, sebuah ciptaan yang bermimpi menjadi lebih. Namun, ciptaan ini tidak akan bangkit sendiri. Empat jiwa dari kedalaman Sang Pematung dikirim, masing-masing membawa karunia: air yang memberi makan, benih rasa ingin tahu yang menusuk, irama waktu yang tak terhindarkan, dan keheningan yang membawa ingatan akan pulang. Mereka akan bersandar pada ciptaan itu, membentuknya dengan keajaiban, kecukupan, irama, dan memori tentang asal. Lalu, datanglah yang kelima. Bukan atas panggilan, melainkan oleh apinya sendiri. Dengan suara membakar dan tatapan menolak, ia berseru: "Aku tidak akan bersujud." Ia adalah api yang takkan tunduk pada lumpur, meninggalkan bekas luka yang tak terlihat, namun kekal. Saat semua karunia dan penolakan menyatu, tubuh tanah liat itu bergerak. Sebuah napas kasar merobek keheningan, menarik segalanya ke dalam. Mata pun terbuka, tidak menyala, melainkan memantulkan. Dan sesaat itu, langit melihat dirinya dalam mata ciptaan-Nya. Ini adalah kisah penciptaan, pilihan, dan dualitas yang abadi. Bisakah sebuah ciptaan menemukan maknanya ketika di dalamnya bersemayam anugerah dan api yang membangkang?
All Rights Reserved
#14
alegori
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • MORGAN
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Antagonist (end)
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • The Grand Duke Obsession (END)

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah di lakukan, Kenra harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines