Kadang, rasa itu tumbuh di tempat yang paling tak terduga-dan tak punya nama.
Deskripsi Tokoh:
🌘 RAKA NANDANA
"Gue nggak butuh panggung. Gue cuma pengen didengar tanpa harus teriak."
Usia: 20 tahun
Jurusan: Sosiologi
Tipe kepribadian: INFP - Si Idealistis Diam-diam Membara
Penampilan: Rambut hitam sedikit bergelombang, mata dalam, postur ramping, hoodie lusuh, selalu bawa buku catatan
Kebiasaan:
Menulis puisi acak di buku lusuh
Duduk diam di balkon kampus tiap malam
Minum teh manis sore hari di taman belakang
Ciri khas:
Jarang ngomong, tapi kalau udah ngomong... langsung nusuk
Lebih milih nulis status panjang daripada cerita langsung
Salting tapi denial
Hal yang nggak bisa dia bilang ke Alvan:
> "Gue nyari lo tiap kali gue ngerasa dunia ini terlalu berisik."
---
☀️ ALVAN PRADIPTA
"Kalau lo mau terbang, gue rela jadi angin di bawah lo. Asal jangan lupa lihat ke bawah kadang-kadang."
Usia: 21 tahun
Jurusan: Ilmu Politik
Tipe kepribadian: ENFJ - Karismatik, Empatik, Tapi Punya Luka Sendiri
Penampilan: Tinggi, rambut klimis acak, gaya casual keren tanpa usaha, suara dalam
Kebiasaan:
Menghilang diam-diam saat terlalu stres
Minum kopi sachet murahan meski mampu beli Starbucks
Bercanda supaya nggak kelihatan rapuh
Ciri khas:
Sering ngelucu tapi maknanya dalam
Tahu semua titik salting Raka
Suka narik hoodie Raka pelan-pelan kalau lagi serius ngomong
Hal yang nggak sempat dia bilang ke Raka:
"Gue pengen jadi rumah, tapi kamu nggak pernah kasih pintunya."
---
💫 Hubungan Mereka: Raka x Alvan
"Bukan tentang siapa yang mencintai lebih dulu. Tapi tentang siapa yang tetap tinggal, meski tahu semuanya rumit."
yg minta iparku mautku ni ku buatin judulnya adikku mautku. hehehehe mumpung lagi tenar ni cerita.
tapi yg pasti ni cerita buatan aku ya, hasil halu sendiri. gk ada nyiplak-nyiplak karya orang.