Jika ingatan bisa hilang, apakah cinta juga ikut lenyap atau justru bertahan, menunggu untuk dimulai dari nol?
Tidak semua cinta berakhir karena rasa yang hilang. Sebagian hancur karena ingatan yang tak lagi tinggal.
Seraya Elthea Prameswari pernah menjadi bagian paling tenang dalam hidup Darrel Athar Wijaya. Gadis yang dulu selalu menunggunya, tersenyum tanpa alasan, dan menyebut namanya dengan suara paling lembut.
Mereka tumbuh bersama cinta yang sederhana sampai sebuah kecelakaan merenggut semuanya.
Satu tahun koma menghapus ingatan Seraya. Dan ketika ia terbangun, Darrel tak lagi dikenali.
Kini Seraya berdiri sebagai sosok asing. Dingin, keras, dan seolah menolak masa lalu yang Darrel pertahankan sendirian. Di matanya, Darrel hanyalah bayangan yang terus memaksa masuk ke hidup yang tak ia ingat.
"Gue gak kenal lo."
Kalimat itu cukup untuk merobohkan segalanya.
Namun Darrel tetap tinggal. Diam, dingin, dan setia pada rasa yang belum mati.
"Kalau lo gak ingat gue," katanya pelan, "biar gue yang ingat segalanya buat lo."
Sekolah menjadi ruang sunyi penuh jarak.
Tatapan Seraya menusuk, penolakannya terang-terangan.
"Apa lo gak capek ngikutin gue terus?"
Darrel menatapnya lama, rahangnya mengeras.
"Gue capek," jawabnya jujur, "tapi ninggalin lo lebih capek."
Di antara masa lalu yang indah dan masa kini yang kejam, Darrel memilih bertahan. Sementara Seraya, tanpa sadar, mulai merasakan sesuatu yang tak bisa ia jelaskan.
Dan Darrel harus memilih bertahan atau melepaskan. Cinta sejati tidak pernah benar-benar hilang.
Ia hanya menunggu untuk ditemukan kembali.
Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tak lagi mengenalmu
sementara kau mengingatnya terlalu utuh untuk pergi?
⚠️❗ PERINGATAN ❗⚠️
Alur, dan ide ini murni hasil pemikiran sendiri tanpa ada kata copy dicerita lain! Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, waktu dll, nihil itu hanya ketidaksengajaan. Tolong bijak dalam membaca
start 15-january-2026
Todos los derechos reservados