WE WERE ONCE

WE WERE ONCE

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 20, 2025
Ada tempat-tempat yang tak pernah benar-benar berubah... dan ada hati-hati yang tak pernah benar-benar pulih... Heewon berdiri di halaman sekolahnya yang lama, tempat di mana tawanya dulu tinggal, dan air matanya jatuh tanpa permisi. Dua tahun sudah berlalu sejak ia terakhir berdiri di sana, tapi udara itu masih menyimpan nama, nama yang tak lagi ia sebut, namun masih ia ingat dengan baik, Minhwan Ma. Mereka pernah menjadi sesuatu, namun 'pernah' tak akan cukup untuk membawa mereka kembali.
All Rights Reserved
#3
gamin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [TERBIT]
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines