love at first sight during mpls [END]

love at first sight during mpls [END]

  • WpView
    Reads 16,071
  • WpVote
    Votes 1,175
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 24, 2025
gatau desk apa yang penting baca saja. gada kata kata ataupun suatu pengeluaran kata untuk desk. gasuka? skip ganyambung. skip tenang semua ini ide ku beberapa hari saat ide ku muncul sebab pendem. mulai: 21 juni 2025, sabtu ending: 8 juli 2025, selasa #qiwen #ada guirui,yiming dan sihan&nieweichen #jangan dibawa serius semua itu hanya fiksi dalam dimensi,maybe. jangan dibawa semua alur ini nyata.
All Rights Reserved
#8
weichen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines