Euneirophrenia

Euneirophrenia

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
Ada mimpi yang tidak benar-benar usai saat mata terbuka, Ia tinggal sebagai bisik samar di batas antara tidur dan sadar, Tenang, tapi menusuk, Hening, tapi berisik di dalam dada. Nama mimpi itu, dalam bahasa yang nyaris tak pernah disebut, adalah: euneirophrenia - perasaan damai setelah bangun dari mimpi indah yang seakan terlalu lembut untuk dunia nyata. Bagi Ilham, kata itu bukan sekadar istilah. Ia adalah nyawa dari sesuatu yang tak bisa ia ucapkan, sejak pertemuan pertama dengan seorang perempuan yang memikul luka-dan keheningan yang tak semua orang sanggup menyentuhnya.
All Rights Reserved
#144
sosial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines