Quintessential

Quintessential

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 20, 2025
Cerita ini dimulai dari sebuah sapu tangan yang diberikan di sebuah halte. Riu, anak laki-laki pendiam dan pintar, sedang mengalami kehilangan besar dalam hidupnya. Sarra, anak perempuan sebaya yang tanpa sengaja bertemu dengannya, memberikan sapu tangan itu sebagai tanda perhatian sederhana. Tanpa sengaja, mereka bertemu lagi di sekolah yang sama. Riu selalu berusaha agar Sarra dekat dengannya... walaupun hal tersebut membuat Sarra mendelik dan kesal tiap kali melihat Riu. Meski begitu, mereka tetap bersama, melewati berbagai drama dan tekanan di masa sekolah akhir mereka. Tapi hidup nggak selalu mudah. Rahasia keluarga Riu muncul dan membuat semuanya jadi rumit. Takdir memisahkan, namun takdir juga yang selalu mempertemukan. Kini, Riu bertekad memperbaiki semua yang pernah rusak. Apakah mereka bisa kembali bersama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines