Satu Kalimat yang Membunuhku

Satu Kalimat yang Membunuhku

  • WpView
    LECTURES 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juil. 4, 2025
Bara hanya mengucapkannya sekali- sebuah kalimat pendek, saat amarahnya memuncak. Tapi kalimat itu cukup untuk membuat Salsa menghilang... selamanya. Tidak ada kabar. Tidak ada pesan. Tidak ada kata putus. Yang tertinggal hanyalah penyesalan yang menggerogoti hari-harinya. Dalam upaya melupakan, Bara meninggalkan segalanya dan menghilang ke dalam kesunyian alam. Ia merekam suara-suara hutan, laut, dan langit demi menyembuhkan luka yang tidak pernah sembuh. Tapi tiga tahun kemudian, sebuah pertemuan tak terduga menghadirkan kembali nama yang sudah lama tak ia dengar-Salsa. Dan bersama nama itu... muncul kebenaran yang jauh lebih menyakitkan dari kepergian itu sendiri.
Tous Droits Réservés
#47
novelromantis
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu