Qiamy Humaira

Qiamy Humaira

  • WpView
    Membaca 888
  • WpVote
    Vote 115
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Agt 22, 2025
Spiritual - Militer Qiamy Humaira Ell-Fatih, anak tunggal yang di sayangi dan di cinta sepenuh hati oleh orang tuanya. Ia adalah seorang guru matematika berusia 25 tahun. Kebahagiaannya telah hilang ketika kehilangan orang tuanya untuk selamanya. "Simpanlah kalung ini dengan baik, jangan menjualnya walaupun kamu sangat kesusahan. Kalung ini adalah hal yang berharga bagimu suatu saat nanti." Perkataan ini selalu menari-nari di kepalanya, ia belum juga mendapatkan jawaban dari perkataan ibunya. Apa hal yang membuat kalung itu berharga? Apa ada cerita di balik kalung itu? ____ "Saya calon suaminya!" "Kenapa Anda mengaku-ngaku sebagai calon suami saya?" "Jika keberatan, saya akan mewujudkan perkataan saya." "Maksudnya?" "Saya akan melamarmu pada kedua kakakmu." Siapakah sosok ini? Apakah dia bisa meluluhkan hati Huma? ___ "Untuk bisa menaklukkan langit, saya membutuhkan keberanian untuk menerbangkan jet. Namun, untuk hati Anda, tidak hanya keberanian yang saya perlukan, saya juga harus meminta ridho Allah, karena Dia yang mampu membolak-balikkan hati Anda."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#71
tentara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan