Apple & Maple

Apple & Maple

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kalau ada orang yang bilang masa putih abu-abu itu menyenangkan, Agni akan mengiyakan dengan catatan Bayu ada di dekatnya soalnya Agni naksir ke Bayu. Dan kalau ada orang yang bilang masa putih abu-abu itu menjengkelkan Agni akan sangat setuju, apalagi kalau keinget mukanya Banyu. Agni sih suka sama Banyu, suka pengen bejek-bejek gitu. Kalau ada yang bilang Bayu pinter emang iya, dia juara kelas terus, tapi kalau udah ada Banyu, Bayu tuh suka merasa gagal menyandang predikat siswa pinter, habia nilai Banyu suka lebih bagus dari Bayu. Nah kalau Banyu sih jangan nanya, bukan biang gaduh kok, apalagi anak nakal yang suka tawuran, Banyu tuh cuma caper doang ke Agni kan Banyu suka ke Agni. Cuma kisah masa SMA yang biasa aja kok tentang Agni, Bayu, sam Banyu.
All Rights Reserved
#38
rival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines