Bukan Aku Yang Kamu Panggil

Bukan Aku Yang Kamu Panggil

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Alvan Raditya bukan anak SMA biasa. Di balik senyumnya yang sering ngawur dan gaya cueknya yang nyantai, tersembunyi banyak suara-harfiah. Mereka punya nama. Punya cara bicara. Punya kenangan yang bahkan bukan milik Alvan. Lalu datang Nayla, siswi pindahan yang katanya 'biasa aja', tapi entah kenapa... mampu duduk di sebelah Alvan tanpa takut. Tanpa lari. Cerita ini bukan tentang cinta yang buru-buru. Bukan juga tentang anak remaja yang sempurna. Ini tentang dua orang yang sama-sama rusak... tapi berani duduk berdampingan. Tentang suara-suara yang tak pernah didengar... dan keberanian untuk tetap tinggal, meski yang kau panggil... mungkin bukan orang yang sama setiap harinya. --- > "Kalau suatu hari aku berubah, masih mau duduk di sebelahku?" Nayla tidak pernah menyangka, bahwa cowok paling nyeleneh di kelasnya... menyimpan lebih dari satu 'aku' dalam dirinya. Ini bukan cerita cinta yang sempurna-tapi tentang berani tinggal, saat yang lain pergi.
All Rights Reserved
#60
fiksipsikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines