[bl] Suami, Marilah Berpelukan!

[bl] Suami, Marilah Berpelukan!

  • WpView
    Reads 4,849
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Judul: 老公,贴贴! Penulis: Wu Qiyou Status: Selesai Sinopsis: Selama lima tahun bersama, Pei Yanli tak pernah mengucapkan kata "cinta" padanya. Luo Yunqing juga selalu menempatkan dirinya hanya sebagai kekasih. Hingga suatu hari, Pei Yanli tewas terjatuh dari gedung. Dia meninggalkan dua cincin emas yang masih tergenggam erat di tangannya dan wasiat yang telah lama dibuat-mewariskan seluruh hartanya kepada Luo Yunqing. Barulah ia sadar: orang ini sangat mencintainya sampai mati. Dan dirinya? Dia juga sangat mencintai Pei Yanli. Setelah membalaskan dendam, dengan erat memeluk guci abu sang kekasih, Luo Yunqing melompat ke laut tanpa ragu. Namun, tak disangka, saat membuka mata lagi, waktunya telah kembali ke musim panas usai ujian akhir SMA-di usia 18 tahun. Saat itu, dia baru saja ditemukan oleh orang tua kandungnya yang kaya. Kali ini, menghadapi kakak tertua yang membujuknya pulang-dengan dalih menikahkannya demi menggantikan sang anak angkat-Luo Yunqing tersenyum pelan dan mengangguk. "Suami, aku datang!" ...(sisa sinopsis didalam) ~ ⚠️ disclaimer: offline purpose only; cerita ini bukan milik saya dan credit sepenuhnya diberikan kepada author. translated by 🐋 cover by Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [TERBIT]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines